Minggu, 25 Oktober 2020

Love Letter to My Future Self

 

Teruntuk kamu, yang sedang meratapi kehilangan

Jika hari ini kamu memang merasa sedih, let it be. Jangan terlalu keras pada dirimu, biarkan hatimu merasa. Jangan lawan rasa sakitnya, jangan berpura-pura untuk tidak terluka, karena nantinya, akan semakin lama kamu sembuh. Jika memang dadamu terasa sesak, juga matamu terasa panas, menangislah. Menangislah sebanyak yang kamu bisa, hanya untuk saat ini. Karena nantinya, kelak, kamu akan menemukan dirimu lebih lega, lebih bisa merelakan, melupakan.

Tidak ada proses kehilangan yang mudah, ataupun cepat, pun kehilanganmu kali ini. Apalagi, ini adalah patah hatimu yang pertama. Untuk saat ini kamu masih tegar berdiri pun, kamu sudah sangat hebat. Percayalah, kelak, kamu akan mengingat hari ini, saat ini, tanpa ada rasa sakit yang mengikuti. Nantinya, kamu akan mengenang hari ini dengan tawa, menceritakan kisah patah hati pertamamu pada putra putri kecilmu. Dan satu pikiran akan merasuk dalam benakmu saat itu: kamu sungguh mensyukuri hari ini. Kamu sungguh mensyukuri kehilangan kali ini.

 

Teruntuk kamu, yang sedang mempertanyakan arti dirimu

Bukan salahmu jika akhirnya dia menyerah dan cintanya tak lagi bersisa untukmu. Ketahuilah, saat ini kamu memang kacau dan belum siap untuk menjalani hubungan. Tapi, jangan pernah berhenti percaya pada cinta. Jangan sekalipun takut untuk kembali mempercayakan hatimu. Dan yang terpenting: jangan membenci dan menyalahkan dirimu. Kehilangan ini, hanya sepenggal, sungguh hanya secuil bagian dari hidupmu yang luar biasa. Miliki keyakinan ini dalam dirimu: nantinya, kamu akan mencintai dan dicintai sama besarnya, lebih dari yang kamu bisa pikirkan. Kamu berharga. Kamu layak dicintai. Dan kamu sempurna; semua sudah sesuai pada tempatnya. Hidupmu, menakjubkan.

Dan karenanya, aku berharap kamu melewati proses ini dengan baik, agar kelak kamu bertemu denganku di masa depan yang pasti baik adanya. Aku berharap kamu tetap berdiri dengan tegar, agar kelak kamu dapat berkaca seraya tersenyum, kemudian berkata: aku bangga akan diriku.

Percayalah, aku begitu mengenalmu karena aku adalah kamu. Dan karenanya, aku yakin, kehilangan ini pun, hanya akan menjadi satu cerita indah dalam hidupmu yang luar biasa.

 

Tertanda,

Kamu dari masa depan.

 

 

Eufrasia Beby Andrea Template by Ipietoon Cute Blog Design